email : travelvalsa@gmail.com | customer service : +62 812 3485 8546
Diving di Perairan Pulau Satonda: Panduan Eksplorasi Bawah Laut untuk Penyelam Sejati
Gerbang Menuju Surga Bawah Laut Sumbawa
Pulau Satonda menyambut para petualang bawah laut dengan pesona yang melampaui keindahan terumbu karang. Pulau ini menawarkan perpaduan langka antara keajaiban geologis dan biodiversitas bahari yang kaya. Satonda, yang merupakan gunung berapi purba, menarik perhatian dunia karena danau air asin misterius yang terdapat tepat di pusatnya. Letusan dahsyat Gunung Tambora pada tahun 1815 menghasilkan tsunami masif yang kemudian mengisi kawah air tawar pulau ini dengan air laut. Oleh karena itu, danau tersebut memiliki kadar garam yang lebih tinggi daripada lautan di sekitarnya, menjadikannya anomali yang mistis dan unik. Dengan demikian, destinasi scuba diving sumbawa ini menghadirkan pengalaman yang informatif sekaligus memuaskan bagi penyelam.
Aksesibilitas dan Logistik Perjalanan Menyelam
Perjalanan menuju Pulau Satonda membutuhkan perencanaan yang matang, mengingat lokasinya yang terpencil di sebelah utara Pulau Sumbawa.
Wisatawan yang memilih akses darat menempuh perjalanan menantang selama 4 hingga 6 jam dari Bima atau Sumbawa Besar menuju Desa Calabai, Kecamatan Dompu, sebab kondisi jalan memengaruhi waktu tempuh. Kemudian, Anda melanjutkan perjalanan laut menggunakan perahu motor selama 30 hingga 45 menit dari pelabuhan kecil di Calabai. Sepanjang perjalanan laut yang tenang, panorama bukit-bukit hijau dan desa-desa alami Sumbawa menyuguhkan pemandangan yang memukau.
Penyelam memiliki dua opsi logistik utama untuk mengakses keajaiban bawah laut Satonda. Pertama, Anda dapat menginap di akomodasi lokal di Dompu, seperti Sofanda Resort & Dive, yang menyediakan fasilitas dasar dan pelayanan ramah. Kedua, penyelam berpengalaman memilih pengalaman liveaboard. Liveaboard memberikan efisiensi logistik yang jauh lebih tinggi. Karena Satonda tergolong terpencil dan perjalanan daratnya panjang, liveaboard yang masuk dalam rute Bali–Komodo memudahkan penyelam untuk mengakses spot-spot terbaik secara langsung dan optimal, sehingga memaksimalkan waktu penyelaman di Sumbawa. Pendekatan liveaboard memfokuskan eksplorasi pada kualitas selam murni.
Kondisi Penyelaman: Kapan Harus Menyelami Satonda?
Anda harus merencanakan perjalanan selam Anda ke Satonda antara April dan November untuk mendapatkan kondisi terbaik. Pasalnya, periode ini menawarkan cuaca yang umumnya kering, menghasilkan visibilitas bawah laut yang jernih, seringkali melebihi 25 meter. Suhu air di wilayah Nusa Tenggara Barat memastikan kenyamanan selam sepanjang tahun, berkisar antara 27°C hingga 32°C .
Arus laut di sekitar Satonda umumnya tenang, membuat aktivitas snorkeling sangat digemari dan aman bagi pemula. Meskipun demikian, beberapa spot wall dive yang lebih dalam mengharuskan penyelam untuk memiliki keahlian navigasi arus, mengingat lokasi Satonda yang berdekatan dengan Selat Lombok dan Komodo yang terkenal akan arusnya yang kuat. Oleh karena itu, penyelam yang berencana menjelajahi titik-titik vertikal disarankan memiliki sertifikasi Advanced Open Water.
Menguak Harta Karun Bawah Laut: Spot Selam Eksklusif Satonda
Pulau Satonda menawarkan beragam tipe penyelaman, mulai dari thrilling wall dives hingga tranquil coral gardens. Keberagaman topografi bawah laut ini memastikan pengalaman yang memuaskan bagi setiap eksplorer.
- Pinnacles of Satonda: Spot ini menyajikan vertical wall dive yang menakjubkan. Penyelam menyaksikan formasi karang yang padat dan biota pelagik besar seperti tuna dan hiu karang yang melintas.
- Grotto Garden: Kemudian, spot ini mengajak penyelam menjelajahi gua bawah laut. Di sana, Anda menikmati permainan cahaya dan bayangan yang memukau di antara celah-celah karang, menawarkan pengalaman visual yang berbeda.
- Secret Bay: Spot ini menjadi titik fokus bagi pecinta macro life. Teluk yang terlindung ini memiliki dasar berpasir hitam landai, menyediakan habitat ideal untuk critters langka. Penyelam berburu penampakan nudibranchs yang berwarna-warni, frogfish, dan bahkan blue-ringed octopus.
- Whale Shark Alley: Sementara itu, keberadaan spot ini memberikan harapan perjumpaan dengan biota pelagik raksasa seperti hiu paus, mengingat lokasinya berdekatan dengan Teluk Saleh yang terkenal sebagai area makan mereka.
Kehadiran kedua ekstrem biota ini, yaitu macro life yang super kecil dan pelagics yang super besar, menegaskan bahwa Satonda adalah destinasi all-in-one yang langka. Jelas bahwa kontras antara surga muck diving di Secret Bay dan kesempatan bertemu hiu paus di perairan terbuka menarik dua segmen penyelam utama secara bersamaan.
| Nama Spot | Tipe Penyelaman | Fitur Utama | Biota Khas yang Ditemukan |
|---|---|---|---|
| Pinnacles of Satonda | Vertical Wall Dive | Formasi karang keras, struktur vertikal yang curam. | Ikan pelagik (Tuna, Hiu Karang), sekolah ikan |
| Grotto Garden | Underwater Cave/Reef | Goa dan celah tersembunyi, efek light and shadows. | Kehidupan reef yang terlindungi |
| Secret Bay | Macro/Muck Diving | Dasar berpasir hitam landai, perairan terlindung. | Nudibranchs, Blue-ringed Octopus, Kuda Laut Pygmy, Critters |
| Whale Shark Alley | Open Water/Pelagic | Area perjumpaan biota besar (berdekatan dengan Saleh Bay). | Hiu Paus (Whale Sharks), Manta Rays (kemungkinan), Tunas |
Keanekaragaman Hayati dan Fokus Penyelam Makro
Pulau Satonda menawarkan kekayaan terumbu karang yang masih terjaga dengan baik, sehingga berbagai biota laut berwarna-warni menghuni perairan jernih ini. Bagi para penyelam makro, Satonda merupakan surga yang menyediakan target utama: Pygmy Seahorse. Penyelam dapat menemukan Denise’s Pygmy Seahorse (Hippocampus denise) yang sangat kecil, sebab mereka hidup di kipas laut atau spons pada kedalaman yang bervariasi antara 10 hingga 50 meter.
Meskipun demikian, penyelam juga menikmati kesempatan untuk menyaksikan biota pelagik besar seperti hiu paus dan manta, menambah daya tarik Satonda sebagai destinasi selam yang lengkap. Keragaman ini, dari makro ke pelagik, menarik spektrum penyelam yang luas, memperkuat posisi Satonda sebagai hotspot scuba diving sumbawa.
Tips Penyelaman Aman dan Etika Konservasi Ekowisata
Keselamatan dan konservasi merupakan faktor krusial dalam menyelami perairan Satonda. Penyelam wajib memenuhi persyaratan dasar, terutama memiliki sertifikasi menyelam yang valid. Untuk wall dive yang lebih dalam atau area berarus, pengalaman Advanced Open Water sangat disarankan.
Anda harus selalu menjaga kebugaran fisik dan hidrasi yang baik, karena dehidrasi meningkatkan risiko penyakit dekompresi (DCS). Protokol keselamatan mengharuskan penyelam menggunakan komputer selam untuk perencanaan konservatif, kemudian melakukan safety stop wajib di 5 meter selama 3–5 menit, dan menghindari terbang setidaknya 18–24 jam setelah penyelaman terakhir.
Satonda adalah bagian integral dari kawasan Taman Nasional Pulau Moyo dan Satonda. Oleh karena itu, penyelam bertanggung jawab penuh untuk mempraktikkan etika konservasi yang ketat. Buoyancy netral yang sempurna menjadi keharusan mutlak, khususnya saat mendekati Kuda Laut Pygmy. Sentuhan atau gerakan sirip yang tidak sengaja dapat merusak habitat karang kipas mereka yang sangat sensitif . Bagi fotografer, Anda harus membatasi penggunaan flash dan menghindari memindahkan biota demi mendapatkan foto, agar tidak mengganggu perilaku alaminya .
Jelas bahwa keberhasilan upaya konservasi secara langsung menentukan kualitas pengalaman scuba diving sumbawa di masa depan. Upaya konservasi lokal, termasuk transplantasi terumbu karang dan pembangunan pos pantau oleh Polairud untuk mencegah penangkapan ikan ilegal, memastikan kelestarian terumbu karang dan keanekaragaman biota.
Mengapa Satonda Layak Ada dalam Daftar Wajib Anda?
Satonda menawarkan lebih dari sekadar pemandangan; pulau ini memberikan cerita geologis yang unik, menyediakan spot selam yang beragam (dari makro langka di Secret Bay hingga peluang pelagik di Whale Shark Alley), dan menjamin kondisi selam yang optimal selama periode April hingga November. Oleh karena itu, Satonda mengukuhkan dirinya sebagai permata otentik dalam peta scuba diving sumbawa. Segera rencanakan petualangan Anda dan selami keajaiban yang ditawarkan perairan Sumbawa yang terjaga ini.
Baca Juga : Pulau Kenawa Sumbawa: Surga Tersembunyi dengan Pesona Alam yang Indah